MANAJEMEN INFORMASI JURNALISTIK
MANAJEMEN INFORMASI JURNALISTIK, MENGOLAH BERITA
Jurnalisme mempunyai fungsi sebagai pemberi informasi kepada mayarakat supaya warga bisa mengatur diri sendiri. Media massa sangat membantu masyarakat dengan cara menyajikan berita yang sedang terjadi di lingkungan, menjadikan masyarakat dapat mengetahui permasalahan disekelilingnya yang bisa saja terlewat dari keseharian atau tidak disadari. Dengan terdapatnya pemberitaan tersebut kebenaran berita menjadi dasar dari perbuatan yang diambil oleh masyarakat.
Dalam memanejen informasi dunia jurnalisitik melakukan beberapa hal:
Mampu menjadi multimedia storyteller
Dalam hal ini, jurnalis masa depan dituntut untuk bisa :
Menggunakan kemampuan dan alat digital dengan baik untuk membuat sebuah cerita yang baik pula.
Memiliki kemampuan dan pola pikir yang digital
Paham untuk mengoperasikan tulisan, visual, video, dan grafik interaktif
Mampu untuk menceritakan sebuah cerita dalam berbagai bentuk format
Mampu menjadi fasilitator ditengah-tengah khalayak yang beragam dan mampu mengelola komunitas tersebut
Mampu memproduksi, mengedit, dan melakukan live streaming video
Memiliki kemampuan untuk melakukan audio podcast dan Webcasts
Mampu menciptakan photo slideshows dan audio slideshows
Mampu membentuk sebuah komunitas
Dalam hal ini, jurnalis masa depan dituntut untuk
Mampu menjadi fasilitator sebuah percakapan
Menjalin relasi dengan kahlayak
Menjadi community manager
Mengelola web
Dapat dipercaya sebagai petunjuk
Hal ini dilakukan seorang jurnalis dengan membagikan konten yang terpercaya, terbaik, untuk membantu seseorang terhindar dari berita palsu (hoax). Berita yang disebarkan bisa saja mengandung unsur-unsur :
Membantu
Bermanfaat
Informatif
Menghibur
Menarik
Lucu
MENGOLAH BERITA DAN ISUE
Seorang jurnalis harus bisa menampilkan berita yang terbaru, dari data-data dan informasi yang dikumpulkannya. Jurnalisme mempunyai fungsi lain sebagai pemenuhan hak-hak warga negara. Hak-hak ini bisa diartikan memperoleh informasi yang benar dan akurat. Media massa adalah alat yang sangat baik dan efektif untuk menyuarakan hak rakyat baik melalui berita yang ditulis oleh wartawan, ataupun melalui opini dan surat pembaca yang ditulis dalam media massa.
berita harus terus berkembang dan disajikan dengan baik.
Seperti:
Mengumpulkan Data
Sebelum mengolah data, tentu harus diketahui dulu bagaimana teknik mengumpulkan data. Ada tiga hal penting tentang cara mengumpulkan data untuk kepentingan penerbitan pers atau tugas-tugas jurnalistik. Yakni: reportase, wawancara dan riset kepustakaan.
Melakukan investigasi, dan sebagainya. Wawancara juga demikian ada teknik-teknik khusus yang harus dilakukan seseorang. Sejak mempersiapkan materi wawancara, mengetahui lebih banyak yang akan diwawancarai, melemparkan pertanyaan pemancing.
Setelah Data Terkumpul
Nah, setelah semua data terkumpul, Periksa dulu rencana awal (kalau Anda reporter biasanya ada lembar penugasan). Pada perencanaan awal itu tentu sudah ditentukan, data yang Anda cari itu untuk rubrik apa, fokus ceritanya apa, lalu angle (sudut pandangnya) ke mana. Lalu cocokkan dengan data yang Anda peroleh. Lalu sebarkan data dan isue berita
Out-line Perlu
Membuat out-line sangat perlu agar menggampangkan Anda mengolah data. Apalagi kalau berita yang Anda rancang itu berita panjang atau sejenis laporan utama. Apalagi kalau wartawan yang dilibatkan dalam pemberitaan ini tidak satu orang, tetapi banyak. Banyak data yang akan masuk, banyak informasi yang datang. Out line akan membantu karena ia mengatur lalu-lintas informasi, membagi permasalahan. Dalam menuliskan berita Anda tinggal mengikuti out line itu.
mampir
BalasHapus